Arogansi Tutur Bahasa Kasi Pelayan Umum Kec.Karang Tengah Bak Koboi

  • Whatsapp
banner 468x60

jurnalispos.id, Kota Tangerang – Sebagai pelayan masyarakat sudah sepatut nya menjadi contoh tauladan bagi masyarakat dalam segi hal apapun, baik prilaku sikap dan tutur bahasa harus lah di jaga dengan baik.

Mulai dari pelayanan terhadap masyarakat maupun lain nya, tutur bahasa dan sikap sebgai pelayan masyarakat harus di utamkan kesopanan nya. Lain hal dengan Kasi Pelayanan Umum di Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang bernama Drajat.

Drajat menjabat sebagai Pelayanan Umum di Kecamatan Karang Tengah tidak menunjukan etika yang baik terhadap tamu, dari gerak bahasa tubuh sampai dengan tutur bahasa nya pun di nilai sangat buruk sebagai pelayan masyarakat.

Berawal dari salah satu pimpinan redaksi jurnalispos.id yang mendatangin nya untuk follow,up proposal kegiatan kepada nya, namun sikap dan tutur bahasa dalam menyambut tamu di nilai sangat buruk bahkan terkesan arogan layak nya seorang koboi jalanan.

Dengan bahasa yang kurang mengenakan Drajat Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Karang Tengah mengatakan ” urusan proposal kenapa harus ke gua, gak bakalan gw kasih emang nya camat ngasih duit ke gua sampe proposal aja harus gua yang urus” ucap nya dengan nada tinggi.

Mendapati kabar bahwa sikap seorang pelayan masyarakat di Kecamatan Karang Tengah bak koboi Ayu Kartini selaku pimpinan perusahaan Suluh Multi Media Grup yang juga sebagai pimpinan perusahaan jurnalispos.id sekaligus Ketua Jurnalis Tangerang Raya (JTR) mengatakan,

” sebagai seorang pelayan masyarakat seharus nya tidak bersikap demikian, mau siapapun harus di layani dengan ramah, senyum dan santun, kalau pelayan masyarakat seperti ini mau jadi apa pemerintahan Kota Tangerang. Hal ini tidak bisa di biarkan dengan insan pers saja sebagai mitra pemerintah bersikap seperti itu lalu bagaimana dengan masyarakat?..” ujar Ayu Kartini. (Bd)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *