Launching State of Islamic Economy Report 2020/2021

  • Whatsapp
banner 468x60

jurnalispos.id, Jakarta – Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) kembali menggelar peluncuran State Islamic Economy Report  2020/2021. Laporan yang dibuat  oleh Lembaga research  DinarStandard tahun ini istimewa.

Mengingat Kondisi pandemic global telah menggeser kenormalan baru. Keistimewaan tersebut tidak hanya terkait konten laporan yang diluncurkannya, tetapi juga bagaimana  prosesi peluncuran ini dilakukan.

Pada tahun sebelumnya, peluncuran  laporan ini  dilakukan  dalam  prosesi  pertemuan  antara  Lembaga  reset  dan  pengguna  hasil  riset. Namun kali ini peluncuran dilakukan secara hybrid dan Konsekutif.

Hybrid  dimaksudkan merupakan kegiatan  yang  memadukan  pertemuan  maya  dan pertemuan  nyata.  Pertemuan  maya  yang  sekarang  ini  kita  telah  terbiasa  melakukannya secara  virtual  online,  menjadi  istimewa  karena  secara  maya  kegiatan  ini  dilakukan  di 11 negarasecara berurutan (consecutive).

Diluncurkan dinegara tempat research ini dilakukandi UEApada tanggal Senin, 16 November 2020, Indonesia menjadi negara pertama penerima peluncuran report. Pada hari Selasa, 17 November 2020. Malaysia, Rabu 18 November 2020, Maroko19 November 2020, Spanyol, Senin 23November 2020, Nigeria 25 November 2020, India 26 November 2020, Singapore 2 Desember 2020, London 15November 2020, Turki 23 Desember dan Jepang 26 Januari2021. Sementara  pertemuan  nyata(Offline)di Jakarta dilaksanakan pada hari Selasa,  17 November 2020 bertempat di Hotel Raffles, Kuningan Jakarta.

Dalam pertemuan yang masih mengedepankan kepatuhan protocol Kesehatan dalam masa pandemik, akan menghadirkan 30 pimpinan dan lembaga  penggerak  ekonomi Islam Indonesia. Seperti MUI,  KNEKS, MES, IAEI,  NU,  Muhammadiyah.

Universitas-universitas terkemuka  di  Indonesia yang saat  ini telah  memilih  konsentrasi  penjurusan  keilmuan  Ekonomi  dan  Bisnis  Syariah,  Seperti  IPB, Unpad, IAIN seluruh Indonesia dan Kampus-kampus Universitas terkemuka lainnya. Selanjutnya  pelaku ekonomi halal dari sejumlah sektor halalberkembang seperti makanan dan minuman, modest fashion,farmasi, kosmetik, Pariwisata, Media dan rekreasi akan  bergabung  dalam  acara.

Ditargetkan  kehadiran  peserta  pada  event  maya  mencapai 1000 peserta. Selain Peserta-peserta hybrid dari 11 negara lainnya. Keistimewaan lainnya yang   dihadirkan   pada   peluncuran   Global   Islamic   Economy   Report   2020/2021   yang dilaksanakan di Indonesia adalah kesediaan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf  Amin.

Hal ini menandakan keseriusan  Indonesia untuk mendedikasikan pengembangan ekonomi halal.  Bukan saja untuk berkembang di  Indonesia, tetapi bercita-cita   menjadi  pemimpin ekonomi halal   dunia.

Keberadaan Indonesia dalam   kancah perekonomian global seperti menjadi satu-satunya negara di Kawasan Asia Tenggara yang masuk dalam kelompok negara G-20. Sehingga tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menjadi ranking teratasbesar negara pemimpin perekonomian islam Global.

Ditahun sebelumnya Indonesia berada di peringkat 5 karena posisi Indonesia lebih sebagai negara  konsumen. Namun dengan   keseriusan pemerintah Indonesia,  menjadi kemungkinan dan menjadi  semangat bersama untuk Indonesia  menjadi negara produsen produk halal terbesar dunia, sehingga menjadi negara yang memimpin perekonomian islam dunia.

Bonus demografi muslim bukan hanya berperan dalam fungsi konsumsi, tetapi juga berperan dalam fungsi produksi. Tahun ini  pencapaian besar Indonesia akan  diumumkan oleh DinarStandard,  yang proses Panjang penelitiannya  ini didanai oleh Dubai Islamic Economy Development (DIEDC)yang berdiri di tahun 2013, dan merupakan Lembaga pemerintahan UEA yang telah memimpin transformasi    pembangunan perekonomian    Dubai.

Lembaga setingkat kementerian ini  memiliki tanggung jawab dalam  menentukan investasi  pembangunan Dubai, UEA dan penentu kebijakan pembangunan perekonomian Islam dunia. Untuk itu CEO DIEDC H.E. Abdulla   Muhammad Al Awaar, juga   memastikan kehadirannya dalam  peluncuran report prestasi Indonesia kepada Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H Ma’ruf Amin.

Dalam  pernyataanya, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandarmenyatakan bahwa “setiap tahunnya IHLC berkolaborasi dengan  DinarStandard untuk meluncurkan  report terpercaya dalam ekonomi  islam. Menginagt laporan inilah  yang menjadi rujukan dan menjadi masukan dan usulan untuk    pembuatan kebijakan pengembangan ekonomi Islam di Indonesia”.

Apa dan bagaimana arah  pembangunan bisa dilakukan.  Untuk itu dalam rangkaian peluncuran ini akan dihadirkan  laporan Best Practice Indonesia  dalam pengembangan sector-sektor    potensial berkembang majunya    perekonomian Islam.

Seperti Sektor Keuangan, LinkAjayang merupakan perusahaan keuangan berbasis teknologi (Fintek) siap untuk berbagi kisah semangat suksesnya. Dilanjutkan dengan upaya Bank Rakyat Indonesia dalam menaik  kelaskan mitra-mitra UMKM binaannya untuk maju dalam  pentas produk berkualitas skala global.

Tidak ketinggalan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang merupakan sektor yang dapat menjadi penggerak perekonomian islam Indonesia yang siap tampil  di  panggung Internasional. Didukung  dengan potensi makanan halal nya  yang dapat menjadi alasan  wisatawan muslim berkunjung ke  Indonesia, serta surga belanja modest fashion yang telah dirajai oleh Indonesia.

Selanjutnya Sapta Nirwandar,  Chairman Indonesia Halal Lifestyle akan memandu acara Report Talks yang dihadiri sejumlah pakar ekonomi Islam diantarnya GunawanYasni, Munifah Syahwani dan Irfan Syauqi Beikdi tempat peluncuran nyata (offline,yang bertempat di Hotel Raffles  Kuningan Jakarta, yang telah  dipilih Raja Salman menjadi hotel  selama kunjungan kenegaraannya  beberapa tahun lalu.

Report talk dilakukan untuk  menemu pahami lebih dalam point-point penting tindak lanjutyang Indonesia dapat lakukan Bersama berdasarkan dari hasil  capaian yang dilaporkan dalam  State  of  Islamic  Economy 2020 / 2021.(Budi,red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *