Polisi Dalami Kasus Dugaan Pemukulan Oknum Anggota Dewan

  • Whatsapp
banner 468x60

JURNALISPOS.ID, TANGERANG – Kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh salahsatu Oknum anggota DPRD Kota Tangerang terhadap salahseorang makelar bangunan saat ini tengah didalami oleh kepolisian.

Dihubungi Wartawan Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rochim menjelaskan, saat ini berkas laporan telah diterima.

“Bener mbak,utk sementara berkas laporan sdg dipelajari penyidik,”Singkat Kompol Abdul Rochim kamis (23/9/2021).

Diketahui, Anggota DPRD Kota Tangerang berinisial EE, bersama staffnya yang juga mantan anggota dewan Anggota DPRD Kota Tangerang dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota lantaran diduga menganiaya warga atas nama JP,26, dengan menggunakan senjata api (Senpi).

Dugaan penganiayaan itu terjadi berawal ketika terduga pelaku meminta kepada JP untuk mencarikan tukang bangunan untuk rumahnya.

Begitu mendapatkan tukang Terduga pelaku memberikan uang kepada JP sebesar Rp225 juta disisi lain kesepakatan harga antara JP dan tukang tersebut hanya sebesar Rp175 juta.

Karena pekerjaan tersebut baru akan digarap, korban memberikan uang muka sebesar Rp150 juta kepada tukang, dengan janji sisanya yang Rp25 juta akan dibayarkan setelah interior tersebut selesai dibuat.

Disaat pekerjaan dalam proses pembuatan dan tak kunjung selesai, terduga pelaku mendatangi rumah JP di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (19/9) malam.

Kedatangan terduga pelaku untuk mempertanyakan alsan interior tersebut tidak kunjung selesai, dan sempat terjadi percekcokan.

Disaat itulah terduga pelaku emosi hingga memukul pipi sebelah kanan dan kepala korban yang diduga menggunakan gagang senjata api yang berakibat korban mengalami luka memar dan kepala luka hingga mendapatkan empat jahitan.

Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Mapolres Metro Tangerang untuk ditindaklanjuti.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengaku baru mengetahui kejadian itu,

“Terus terang kami baru tahu hari ini (Rabu, 22/9),” katanya.

Namun begitu, lanjut dia, pihaknya sudah minta kepada sekretaris dewan untuk mengeceknya.

” Ya, selain sekretari dewan, kami juga sudah minta ke sekretaris Partai untuk mengecek masalah tersebut,” kata Gatot Wibowo. (Aeng)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *