Tiap hari di Lalui sampah bertumpuk kabid kebersihan tutup mata

  • Whatsapp
banner 468x60

JURNALISPOS.ID, KOTA TANGERANG – Permasalahan sampah di Kota Tangerang hingga saat ini menjadi perhatian khusus. Sebab, masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat karena minimnya tempat membuang sampah sementara.

Seperti halnya masyarakat Kampung Kelapa dan masyarakat Bayur kecamatan Periuk yang membuang sampah disepanjang jalan karena tidak adanya tempat pembuangan sementara terpadu (TPST) maupun depo atau gardu.

Melihat kondisi seperti ini,salah satu  warga Kota Tangerang Rahmat mengatakan,Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sampai saat ini belum sepenuhnya menjalankan Perda No 3 Tahun 2009. Dalam Perda tersebut, diatur soal pengelolaan sampah, penanganan sampah sampai tugas dan wewenang pemerintah dalam mengatasi sampah.

“Pemkot Tangerang nampaknya belum serius menangani sampah-sampah yang berserakan di wilayah seperti yang terjadi di kawasan Kelapa Indah maupun Bayur pinggiran kali cadas .Sebab, sampah berserakan dipinggir jalan, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap dan merusak citra Kota Tangerang yang sudah sering kali meraih Adipura,” kata Rahmat,Rabu (2/12/20).

Rahmat menambahkan, kasus ini satu yang terlihat, belum lagi di wilayah-wilayah lainnya dan, penghargaan Adipura bisa dipertanyakan.

“Saya yakin permasalah sampah di wilayah belum ditangani secara baik, dan bagaimana pemerintah mengelola sampah di lingkungan warga sebelum dibawa ke TPS,” paparnya.

Pria yang aktif digalangan Ormas kepamudaan ini menerangkan, untuk mengatasi permasalahan sampah selayaknya pemerintah membangun depo atau gardu pembuangan sampah. Tujuannya adalah untuk menghindari tumpukan sampah yang ada dipinggir jalan.

“Jika ini tidak ditangani dengan baik dan serius maka akan berdampak pada kesehatan masyarakat setempat. Saya meminta kepada dinas terkait untuk membuat depo atau gardu pembuangan sampah disetiap wilayah yang belum memiliki. Caranya dengan mendata disetiap wilayah dan bekerjasama dengan kecamatan dan kelurahan,” jelasnya.

Lanjutnya Rahmat menyelaskan ,untuk jalur Bayur pinggir kali Cadas Kecamatan Periuk hampir setiap hari Kabid Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) melewati jalur tersebut,apakah tidak melihat atau memang tidak mau melihat sampah bertumpuk dipinggiran kali,katanya.

Kabid kebersihan pada Dinas LH Kota Tangerang Harsoyo saat dikomfirmasi Suluhnews melalui Hp tidak dapat dihubungi karena nomor Suluhnews diblokir oleh kabid kebersihan.(hendra)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *